Laporan Reuni 35 thn Forkom81 di Malang (30/4/16-1/5/16)

laporan

 

 

 

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home  |  Tags:

35 years Bond of Friendship

DSC_5270 DSC_5322 DSC_5351 DSC_5359 DSC_5377 DSC_5401 DSC_5424 DSC_5431 DSC_5438 DSC_5446 DSC_5488 DSC_5507 DSC_5543 DSC_5568 DSC_5570 DSC_5574 DSC_5589DSC_5267

Family Gathering ke 4 di Bali

bali-1 BALI-2-1

Arisan Forkom StLouis81

Posted by on Saturday, February 21, 2015 · Leave a Comment  

20141220_105607 20141220_105743 20141220_105826 20141220_110022 20141220_111918 20141220_113344 20141220_113350 20141220_113412 20141220_114312 20141220_122908 20141220_123849 20141220_141229

Malin Kundang? ………..How About Pay it Forward

 

Apakah dua kali mengikuti kunjungan ke Panti Jompo  telah  menggoyahkan mental saya, bahwa Panti itu gambaran “rumah masa depan”? NO ! …. Why?  Karena saya berpikir, saya telah memberi teladan kepada anak anak saya bagaimana saya memperlakukan orang tua saya. I am sure, They will not send me there.

Pada kunjungan pertama  (dalam rangka care kepada Bu Dharyati alm.) dengan Stevie dan Witarmin, seorang ibu di kursi roda yang mengaku anaknya alumni St.Louis,  menghampiri kami.  Dengan  ber api2 ia mengutarakan bahwa menantunya yang mengirim beliau ke panti  tsb. Ia menganggap keberadaannya di sana  sebagai bentuk  pengasingan. Pada kunjungan kali kedua,  dalam rangka Perayaan Natal oleh Forkom, para manula aktif menari, berjoged diiringi music dari electone. Sebagian duduk formal dengan seragam topi Sinterklaas warna merah cerah yang sejujurnya,  agak susah bagi saya menerka apa cuaca perasaan mereka senada dengan kostumnya………Orang Tua  saya yang tinggal dengan saya beberapa kali menyindir, bahwa  betapa kontradiktif gaya hidup masa jaya koleganya dibanding endingnya  yang ternyata berakhir di Panti Jompo. Pak Sugeng dalam acara tutup tahun di rumah ketua kelas P1,  bicara hal senada tentang “perasaan terbuang” dari Orang Tua apabila di kirim ke Panti Werdha. Istri saya bahkan ikut menimpali dengan pengalamannya sendiri. Ia mengesankan  begitu susahnya  mendapat ‘seat”dalam slot antrean  untuk bisa masuk panti bagi tantenya. Ia ikut repot karena tantenya yang disable dianggap biang  yang “bikin pusing” bagi anak menantunya. Sebagai pihak netral,  ia  mengusulkan masuk panti adalah solusi  yang paling kompromis.

Tapi sampai sejauh itu perasaan saya akan Panti Jompo malah tetap netral. ( saya tidak menjudge apapun tentang Panti Manula karena melihat fenomena yang OK OK saja dari Ibu Stevie yang tinggal disana).  Bahkan kalaupun saya ada idea untuk meng arrange sebuah skema financial yang terjangkau. Dimana  mewujudkan sebuah Panti Jompo sampai 20 tahun kedepan bukan suatu keniscayaan. Panti dimana tidak ada anggota Forkom yang tertolak dalam sirkumstansi apapun,…. itu tak lebih dari insting developer saya saja. Saya tergerak karena  melihat ada peluang . Lalu mengapa saya tidak bisa menahan diri untuk tidak menulis sebuah thema yang tidak nyaman ini?  karena ini tentang diri sendiri. bukan tentang menantu, mantan guru yang terhormat atau tante istri saya.

Semuanya bermula ketika beberapa hari lalu saya lihat dicermin, pada bagian depan rambut saya ada rambut putih yang menyolok.Saya sudah biasa melihat beberapa teman yang bermahkota abu abu, tetapi saya tidak siap untuk wajah saya sendiri. Cabut atau tidak?, cabut sampai kapan? Sekarang saja sudah mulai botak di bagian belakang (tetapi tidak terlihat di cermin). Tidak cabut, berarti siap tidak mengakui bayangan di cermin adalah refleksi diri sendiri. Nah koq tiba tiba saja saya jadi berpikir. Tiba tiba saja saya tergerak mengevaluasi kembali keyakinan saya tentang teori keteladanan yang saya yakini selama ini. Tanpa sadar  saya mulai lagi mengutak atik memori saya tentang beberapa referensi berkenaan dengan  “orang yang sudah tua”. Mayoritas kisah fiktif-cerita nyata, berita berita di Koran-tv,  sos-med, film, dll,  adalah kisah tentang manusia yang dalam kondisi  masih “produktif”.  Yang sudah tidak produktif sedikit sekali diceritakan. Bintang film, politikus, olahragawan  yang  sudah amat tua baru masuk berita lagi  saat meninggal. Tetapi masa masa menurunnya produktifitas, kita tidak pernah tahu. Mungkin dialog dan adegan pada film serie tv lama  “The Golden Girls” masih tetap saya anggap relevan untuk menyampaikan  “old but fun”. Death Becomes Her-Goldie Hawn,malah saya anggap cenderung ke komedi.  Berkhayal  akan adanya obat yang bisa melawan tua bahkan mati, bukan suatu cerita yang berbobot. Itu hanya contoh over self denial dengan segala kerabat konkritnya yang lebih ringan.  Semir rambut, operasi plastic, sedot lemak, suntik botox dll.  Tetapi saya mulai meragukan kesimpulan  saya  pada film klas nominasi Oscar seperti  “No Country for Oldman”- Tommy Lee Jones  atau “August: Osage County”.- Meryl Streep.   Dulu saya termenung, karena koq cuman segitu aja ya endingnya (No Country…). Kejayaan masa muda tidak berbanding lurus dengan kemapanan masa tua.dengan adegan orang tua lemah  dikursi roda, ternyata adalah mantan seorang polisi hebat yang dimasa tuanya, hidup sendiri ditengah Texas desert dengan kopi yang sudah berhari hari di teko…….kalau digali ulasannya lebih seksama, ternyata makin bias moral story nya. Mulai dari pertanyaan perlunya kita disiplin dalam “follow or not to follow the rules” , Nihilisme sampai penanggalan bertahap dari materialisme menuju spiritualisme. Atau hikmah dari seorang ibu, yang berusaha tampak “kuat” gaya Amerika yang akhirnya juga menyerah lemah  dipelukan orang yang paling disepelekan. Tidak berhenti di sana.  Beban masa lalu pada anggota keluarga (“Osage County”), ternyata tetap merupakan ganjalan yang membekas dan menunggu momen tepat untuk memberi  impact keras pada orang tua ketika mereka sakit dan lemah. Tentara yang selama hidup dilatih tegar, kuat, handal dan siap mati untuk Negara, dimasa purna bhaktinya, tidak mau terlukiskan renta dan berpulang  karena usia. Mereka lebih mau menggambarkan dirinya sebagai “memudar”……. Old soldier never die, they just fade away.

Hobby melukis saya yang membawa saya dekat dengan pembuat frame kayu konvensional sejak tahun 90 an, sekarang beralih ke frame acrylic. Bahan  artificial itu saya pilih bukan hanya karena appearance yg lebih variatif,  tetapi juga karena factor Pak Achmad nya yang sudah pikun. Beliau hanya bengong kalau diajak berunding untuk menyelaraskan  lukisan dan framenya. Nah, Pandangan kosong dari usia lanjut seorang pengrajin bingkai itu yang jadi rujukan saya, …”Saya akan seperti itu suatu hari”. Kemudian saya jadi mengidiolakan dua sosok idaman tentang bagaimana sebaiknya bentuk pamitan atau resign kita. Yang pertama adalah pelukis Affandi. Sampai tidak kuat berjalan dan harus dipapah  pun sang maestro masih produktif  . Setiap goresan dari jari yang masih bisa menggapai kanvas,  adalah sejarah. Yang kedua adalah sosok Bhiksu dalam “Little Buddha” (Keanu Reeves). Setelah mission accomplished, Sang Bhiksu tua naik ke loteng, meditasi dengan senyap……. sampai tidak ada lagi jeda yang terdeteksi  kapan sebenarnya jantungnya telah berhenti berdetak. Sangat berani, sadar dan damai…..

Klasifikasi Tua , berdasarkan rasa ingin tahu saya, sepertinya masih bisa di kategorikan dalam beberapa stadium. Pertama ketika perasaan tahu diri secara instingtif bahwa kita tidak boleh seperti anak muda lagi. Kemudian perubahan dan penurunan fisik mulai terasa, diteruskan periode dipanggil opa-oma. Disusul fase dimana topik pembicaraan kita mulai bergeser mengerucut  dari  karir menjadi  kondisi kesehatan, karir anak, siapa sang menantu dan berapa jumlah cucu. Dilanjut hari hari dimana skill kita sudah mulai diragukan oleh dunia. Saat itu mungkin kalau tidak berusaha sadar, kita jadi pikun (saya teringat  adegan raja George V dalam “King Speech” dari sosok raja yang tegas, garang sampai tua renta linglung tetapi  statusnya tetap  Raja Inggris). Kalau masih ada umur, seperti yang saya amati, saking tuanya, ada orang yang tidak begitu sadar lagi apa dirinya masih perlu hidup. Bahkan ketika berpulang , kerabatnya mengatakan, ia meninggal, tetapi ya memang sudah 90 an…..

Cerita rakyat tentang hikayat Malin kundang yang lupa orang tua setelah sukses, terkutuk jadi batu. Dari hasil BBM broadcast saya kecipratan resep bahwa kalau mau hidup sukses dan damai, perlakukan orang tua kita seperti Raja…..pertanyaan besarnya adalah apakah kita mengharap perlakuan yang sama? Apakah kita mau menerima kalau  anak kita tiba2 jadi batu karena lupa pada kita atau….. tolong ya nak perlakukan saya seperti Raja karena itu yang saya lakukan ke orang tua saya…….saya punya prinsip soal itu. “Pay it forward” . Kita patut memperlakukan  Orang Tua seperti Raja atas rasa terimakasih kita.  Kita juga wajib  ber tanggung jawab ke anak anak kita sekaligus menanamkan ke mereka  untuk melakukan yang lebih baik kepada anak anaknya (forward). Kalau anak  mau meneladani  seperti bagaimana kita memperlakukan ayah bunda kita, ..fine, tetapi  Secara konsepsual Kita harus bisa survive sendiri . Jangan terlalu berharap, disaat kondisi  persaingan yang dihadapi anak jauh lebih berat dimasa depan.  Jangan lagi  terlalu mewacanakan benak  mereka untuk memikul tanggung jawab “atas” (ortu) – “bawah” (anak),  supaya kita tidak menciptakan dilema ke keluarga anak dan sekaligus menyemai  benih  kecewa dalam diri kita sendiri.  Jadi pada saatnya, kita harus sudah siap pada kondisi yang berubah (seperti perasaan suami yang mulai di nomor tigakan dari istri sejak punya cucu….cerita dari Anthony Gyrel) alih alih jadi beban anak, justru tanggalkan semua ego kita untuk justru men support bagian bagian yang bisa menopang kebutuhan anak kalau perlu sampai urusan momong cucu. Sampai kapan?, sampai fade away…….how about that?

Trus mengapa  topic ini saya tulis di forum Forkom?, ……ya karena saya menyimpan harapan.  Forkom adalah salah satu potensi solusi dalam konsep rasa kemandirian dan survival kita. Bersama kita bisa. Apakah ini bisa berjalan secara alami, tidak! Jangan harap berhasil tanpa konsep, strategi dan usaha. Konsepnya adalah “tidak melawan”. Menua dan memudar adalah hal yang paling realistis, so pasti dan no choice dalam hidup sejak kita lahir. Bukan pesimisme yang saya sodorkan, tetapi sikap tanggap dan penuh persiapan, yang kita tanamkan.  Kita ingin menjadi person yang tidak kagetan, post power syndrome, stubborn (seperti perasaan  diungsikan kalau ke panti jompo) bahkan   sebaliknya kita coba bersama sama menjadi pribadi yang elastic, lentur, fleksibel dan teduh ( yang kehadiran kita selalu di rasa membantu).

Strateginya, adalah menyadari bahwa hari ini harus ada suatu rancangan yang jelas untuk 20 tahun kedepan selagi tenaga, pikiran dan produktifitas kita masih berfungsi maksimal. Penuh awareness bahwa di kala usia 70 an , kita tahu kita berada dimana. Investasi apa saja yang perlu kita persiapkan sekarang, baik fisik, mental, financial dll, Apa peranan Forkom dalam blue print tersebut.  Nah coba kita kombinasikan ke unikan kita masing masing dari potensi lebih 300 orang alumni 81.  Ramai ramai kita membayangkan what will we do in the age of 75?. Apa Arisan masih bergulir? Apa Famgarth masih bisa menemukan  lokasi lokasi baru? Atau kegiatannya sama sekali lain? Bagaimana bentuk  Morphing Transition nya secara gradually? Lets find out. (Ricky P1)

Category: Aktifitas (BLOG)  |  Tags:

Struktur Organisasi Forkom 81 periode 2014 – 2017

Posted by on Wednesday, January 28, 2015 · Leave a Comment  

SO

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

Laporan Keuangan

Posted by on Saturday, November 29, 2014 · Leave a Comment  

Berikut ini adalah laporan pertanggung jawaban keuangan atas kegiatan yang kita lakukan selama ini :

Lap Keuangan Fam Gath 2

 

Lap Keuangan Fam Gath 3

 


 

 


I love forkom lap 2

 

 

I love forkom lap 1

 


 

 

Laporan Bendahara 25Nov2015

2014-11-30_091842

 

 

 

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home  |  Tags:

Voting Pemilihan Kandidat ketua Forkom StLouis 81 periode 2014-2017

Posted by on Thursday, November 27, 2014 · Leave a Comment  

Hello teman teman Forkom St Louis 81, khususnya yg berada di overseas dan belum menerima sms voting, bisa mengirimkan sms Kandidat Ketua Forkom 2014-2017.

Pilihan anda adalah:

  1. Stevie HK (P4)
  2. Temi Hendri (P1)

SMS ke +62 856 9397 1981 dgn mengetik No urut calon saja dan tulis nama pengirim dan ex kelasnya, jawaban sms paling lambat tgl 28 November 2014,  pk 24.00 BWIB.

Bagi yg belum sempat memilih via SMS ini dpt juga memilih langsung dtg ke St Louis

tgl 30 Nov 14 pk.11.00-13.00 BBWI.

-Admin Forkom81-

 

 

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, suka  |  Tags:

Program Kerja dan Misi misi calon Ketua forkom periode 2014 – 2017

Posted by on Wednesday, November 26, 2014 · Leave a Comment  

Program kerja STEVIE HK (P4) No. 1 TOGETHER, WE CAN
1. Mengikutsertakan teman-2 kita yg blm aktif, dlm kegiatan Forkom.
2. Memberi porsi lebih un t kegiatan yg bersifat sosial, tdk harus berupa uang.
3. Meningkatkan aktivitas komunikasi dgn memakai media sosial.
4. Membuat AD & ART unt memperjel as tugas, peraturan,pengurus & anggota, shg dpt membentuk badan hukum resmi agar bisa kerjasama dgn pihak ke-3.

———————————————————————————————————————————–

Program kerja TEMI HENDRI (P1) No.2

Sbg incumbent dan ketua Forkom St Louis 81 periode 2011 – 2014, misi dan visi adalah jelas mengikuti yg sudah kita jalani bersama yaitu persahabatan dan pertemanan sesama teman2 St Louis 81, dan hal tsb telah kita jalani dengan program yg telah dilaksanakan oleh pengurus Forkom 81 periode 2011-2014 yaitu Family Gathering ke 1, 2012 di Tretes, ke 2, nov 2013 di Bogor, ke 3, mei 2014, juga dengan adanya acara arisan tiap bulan, periode 1 dr 2013 ke 2014 dan periode 2 yg sedang berjalan dan dari arisan bulanan yg dikoordinir oleh masing2 kelas.

Dari acara Fam Gath dan arisan telah terlihat rasa pertemanan dan persahabatan kita semua.Terlihat dari program2 diatas yg menunjukan rasa pertemanan dan persahabatan maka saya akan terus menjalankan program Fam Gath dan Arisan dgn berbagai acara yg diatur oleh masing2 kelas. Dan nantinya utk Fam Gath ke 5 di 2016 akan diadakan kembali reuni ke 2 utk lebih memantapkan rasa persahabatan kita.

Utk program jangka menengah dan apabila keadaan memungkinkan akan melegalkan Forkom 81 menjadi suatu yayasan atau koperasi yg nantinya dapat berbakti utk kerja sosial yg dpt lebih membantu sesama kita. Utk jangka panjang adalah rumah idaman bagi kita semua pada waktu kita semua sudah berstatus Lansia. Itulah program2 dari saya, dan dari dan untuk kita semua demi tercapainya persahabatan dan pertemanan yg abadi. Terima kasih.

 

 

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home  |  Tags:

FAMILY GATHERING FORKOM 3 – WISATA KULINER, SEMARANG

Posted by on Thursday, March 27, 2014 · Leave a Comment  

 

Tanggal. 25-27 Mei 2014

PESERTA MAX 80 orang, FIRST COME, FIRST SERVE, ayo buruan daftar !!!

 

Tanggal. 25 Mei

Surabaya-Semarang berangkat dengan pesawat Lion Air jam 08.00-09.10.

Tiba di Bandara dijemput Bus, langsung wisata ke Gereja Belenduk, Lawang Sewu & Kelenteng Sam Poo Kong,

Klenteng_sampookong

dilanjutkan Lunch langsung menuju Salatiga menginap di Laras Asri Resort & Spa ( karena Hotel ini punya lebih dari 35 Rooms tipe yang sama )

Laras_asri_resort

Setelah cek in, istirahat, mandi dilanjutkan Dinner + Acara bersama dengan Program FORKOM, Arisan, Game-game, Nyanyi, dan lain-lain (L,D)

 

Tanggal. 26 Mei

Jam 09.00 pagi, setelah Breakfast langsung cek out Hotel naik Bus menuju AMBARAWA (+/- 45 menit ) untuk naik Kereta Api Uap bergerigi dengan rute Ambarawa – Tuntang – Ambarawa ( yang hanya bisa kita nikmati di sini ) sambil menikmati indahnya pemandangan,menghirup udara pegunungan & Gua Kerep. Perjalanan dari Kereta Api Uap dilanjutkan dengan Bus dari Ambarawa ke Semarang, Lunch bersama di Kopi Banaran & wisata di Kebun Kopi.

Ambarawa_kuliner

Cek in di Horison Hotel, jalan Pandanaran, Semarang ( under management by Horrizon Hotel ). Setelah istirahat + mandi bisa kuliner + beli oleh-2 di sepanjang Simpang Lima. Berkumpul untuk Dinner bersama dan setelah itu acara bersama.(B,L,D)

Hotel-horisonsemarang

Tanggal. 27 Mei

Breakfast dilanjutkan Acara bersama. Tak terasa saatnya tiba untuk berpisah dan berkemas. Cek out Hotel, diantar Bus menuju Bandara. Sayonara kita berjumpa lagi di FG ke 4 (B.L)

Balik Surabaya dengan pesawat Garuda Indonesia jam 12.40.

Biaya Rp. 1.100.000,- /orang, Termasuk : 2 malam hotel ( di Salatiga + Semarang ), Bus, Kereta Api Uap, Makan Breakfast, Lunch, Dinner, Wisata sesuai dengan yang tertulis di jadwal acara.

Tidak termasuk Ticket pesawat PP.

 

Notes : Harga Ticket pesawat saat ini +/- Rp.1jt-1,2 jt

 

Karena kapasitas max 80 orang maka bagi yang berminat diharapkan segera melakukan rsvp keikutsertaan & transfer ke rekening :

Helen Mariana, BCA  AC. 410.0098356

dengan mencantumkan nama + kelas

 

Untuk rsvp ticket pesawat bisa email ke

helenmariana@vijayasub.com

Dengan memberikan data : nama + tanggal lahir sesuai ktp + no. hp

(Harga ticket tidak mengikat sesuai harga pada saat booking, karena long w’end & hanya ada 1 airlines (Lion Air) yang berangkat jam 08.00 dari Surabaya – Semarang.

 

Bagi teman2 di Jakarta dll dapat mencocokkan dengan jadwal teman2 dari Surabaya.

Info Flight bagi teman-2 Jakarta dapat berangkat dengan pesawat Sriwijaya jam 8.00-9.00 atau Garuda & balik dari Semarang dapat booking pesawat dengan penerbangan jam 12 siang ke atas.

 

Bravo Forkom 81

Foto Foto kenangan selama Family Gathering Forkom ke 3 ini.

Foto fotoIMG-20140526-WA000 IMG-20140526-WA001 IMG-20140526-WA002 IMG-20140526-WA003 IMG-20140526-WA004 IMG-20140526-WA005 IMG-20140527-WA004 IMG-20140601-WA000 IMG-20140601-WA001 IMG-20140601-WA002 IMG-20140601-WA003 IMG-20140601-WA004 IMG-20140601-WA005 IMG-20140601-WA012 IMG-20140601-WA013 IMG-20140601-WA014 IMG-20140601-WA015 IMG-20140601-WA016 IMG-20140601-WA017 IMG-20140601-WA018 IMG-20140601-WA019 IMG-20140601-WA021 IMG-20140601-WA022 IMG-20140601-WA023 IMG-20140601-WA024 IMG-20140601-WA026 IMG-20140601-WA027 IMG-20140601-WA029 IMG-20140601-WA030 IMG-20140601-WA031 IMG-20140601-WA032 IMG-20140601-WA033 IMG-20140601-WA034 IMG-20140601-WA035 IMG-20140601-WA036 IMG-20140602-WA000 IMG-20140602-WA001 IMG-20140602-WA002 IMG-20140602-WA003 IMG-20140602-WA004 IMG-20140602-WA006 IMG-20140602-WA007 IMG-20140602-WA008 IMG-20140602-WA009 IMG-20140602-WA010 IMG-20140602-WA011 IMG-20140602-WA012 IMG-20140602-WA013 IMG-20140602-WA014 IMG-20140602-WA015 IMG-20140602-WA016 IMG-20140602-WA017 IMG-20140602-WA018 IMG-20140602-WA019 IMG-20140602-WA020 IMG-20140602-WA021 IMG-20140602-WA022 IMG-20140602-WA023 IMG-20140602-WA024 IMG-20140602-WA025 IMG-20140602-WA026 IMG-20140602-WA027 IMG-20140602-WA028 IMG-20140602-WA029 IMG-20140602-WA030 IMG-20140602-WA031 IMG-20140602-WA032 IMG-20140602-WA033 IMG-20140602-WA034 IMG-20140602-WA035

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

APA ITU FORKOM ?

Posted by on Tuesday, December 24, 2013 · Leave a Comment  

Ide awal didirikannya FORKOM SMAK St Louis 81, setelah selesainya REUNI 30 years bonds of friendship, 2 tahun yang lalu, digagas oleh Teni Hendri pada waktu itu, kemudian dibentuklah pengurus dan seksi-seksinya (lihat www.forkomsmakstlouis81.com).

Tujuannya adalah:

Mempererat tali rasa persaudaraan antar alumni 81, karena setelah suksesnya penyelenggaraan reuni 2 tahun yang lalu tersebut, jika dibiarkan tanpa ikatan apapun, maka sia-sialah kerja keras kita semua.

Setelah  berumur 2 tahun apa saja yang telah diperbuat Forkom?

Sebagian besar tujuannya tentu belum bisa direalisasikan, mengingat terbatasnya kas yang ada. Kas yang ada pun, adalah sisa dari reuni 2 tahun yang lalu, yang jumlahnya tidak sampai Rp. 50 juta.

Sehingga kegiatan Forkom hanyalah administrasi saja, antara lain :

 

Untuk menolong teman/guru yang membutuhkan,  kita tidak bisa mengandalkan uang kas yang tersisa sedikit itu. Sehingga kita harus mencarinya, dengan cara menelpon teman-teman yang mau menyumbang. (Hal ini pernah terjadi: misal Ibu guru Daryati, teman kita Nico, Grace).

Tidak jarang dana yang didapat tidak sesuai dengan yang diharapkan, karena tergantung ‘sikon’ si pemberi sumbangan.

Tetapi apakah teman-teman yang bersimpati tersebut akan mau jika ditelpon berulang kali untuk kasus-2 yang hampir sama? Agak susah kayaknya, mereka akan merasa terganggu, bosan, dsb. Sehingga lama-2 akan jenuh juga bagi yang meminta maupun yang diminta.

Untuk itu perlu ‘sejumlah dana’ di kas untuk keperluan-2 seperti itu. Pertanyaannya: Berapa? Ini jawaban yang sulit, mengingat kita belum tahu berapa banyak kasus yang akan kita hadapi, ringan/beratnya kasus-2 yang akan datang.

Pernah ada ide dari Ricky, agar kita semua menyumbang minimal sebesar yang pernah kita sumbangkan untuk reuni 2 tahun yang lalu. Hasilnya untuk mengisi kas, sehingga jika ada teman-2 kita yang membutuhkan, kita tidak perlu ‘menodong’ lagi.

Tetapi ide tersebut ada yg menyetujui, ada yang tidak. Untuk itu, kita sederhanakan saja, terserah teman-2 mau menyumbang berapa, bagi yang setuju, segeralah menyumbang dengan transfer ke teman kita, Bendahara Forkom : Soemiaseh, AC BCA : 2581 79 3229.

 Untuk laporan pertanggungjawaban penggunakan dana tersebut, akan diupload di website kita, www.forkomsmakstlouis81.com

 

Grace

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

FAMILY GATHERING FORKOM SMAK ST LOUIS 81 Tgl.9-10 November 2013, Ciawi Bogor

Posted by on Friday, November 22, 2013 · Leave a Comment  

Sampai-di-Jakarta2-

Tak terasa minggu berganti minggu dst namun semua kenangan manis (kekompakan, keceriaan, kekonyolan) acara ini masih lekat teringat dibenak teman-teman bahkan guru-gurunya benar-benar luarr biasa. Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

Family Gathering dan Arisan ST. Louis 81, 9 – 10 Nopember 2013

Posted by on Saturday, October 19, 2013 · Leave a Comment  

 

Slide

Setelah sukses mengadakan Family Gathering jilid Pertama di Tretes, 6 – 7 July 2013 yang lalu, Forkom St. Louis 81 mengajak para alumni mengikuti acara Family Gathering II yang akan diadakan awal bulan November 2013. berikut ini adalah rancangan acara yang akan di adakan di Villa Bukit Pinus, Caringin – BOGOR :

RUNDOWN ACARA

 

Sabtu, 9 Nopember 2013

 

09.00 - : Bus berangkat dari bandara Soekarno Hatta terminal 3
11.30 – 13.30 : Check in dan makan siang di Villa Bukit Pinus
13.30 – 15.30 : Acara bebas diisi dengan permainan permainan
15.30 – 16.30 : Coffee break
16.30 – 17.30 : Istirahat + mandi dsb
17.30 - : KUMPUL  DI  AULA
17.30 – 18.00 : Sambutan dan perkenalan peserta
18.00 – 19.30 : Acara seminar di koordinir oleh teman-teman dari P2,dengan tema : “ KETIKA AWAN  SANGAT  HITAM “ oleh : Steve Sudjatmiko
19.30 – 20.30 : Makan malam
20.30 – 21.00 : Arisan
21.00 – Selesai : Acara permainan, hiburan dan karaoke

 

 

Minggu, 10 Nopember 2013

 

07.00 – 08.00 : Senam pagi bersama instruktur senam
08.00 – 10.00 : Makan pagi + ngobrol
10.00 -  11.00 : Mandi + beres-beres barang
11.00 -  12.00 : Foto bersama dengan kostum yang sudah ditentukan
12.00 – 13.00 : Makan siang
13.15 - : Good Bye Villa Bukit Pinus,
ACARA SELESAI sampai bertemu di Family Gathering selanjutnya.

 

 

 

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

FORKOM GRAND DESIGN

Posted by on Tuesday, May 28, 2013 · Leave a Comment  

WHAT IS IN JAMOO?

Bukan pertama kali untuk saya, tapi daya tariknya memang luar biasa untuk sekedar melewatkan undangan makan malam.  Herman Prawiromaruto (ketua kelas P4) sempat mengajukan pertanyaan yang jitu ketika saya diberi kesempatan untuk berbicara tentang Forkom di acara teman teman P4. Saat itu sedang dalam suasana lunch di acara ultah teman cantik kita, dokter Lani.  Mengapa Forkom kalau mengadakan rapat yang mengundang mantan ketua ketua kelas harus di lakukan di restaurant sekelas Jamoo ? Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

ARISAN FORKOM St. Louis 81

Posted by on Monday, May 27, 2013 · Leave a Comment  

Kepada teman‐teman
Saint Louis I Angkatan 1981
Surabaya

Untuk mengaktifkan “FORKOM” ( Forum Komunikasi ) yg telah dibentuk 1 tahun yg lalu, maka ketua FORKOM 81 : Sdr.Temi Hendri (P1) yang berdomisili di Jakarta, pada rapat tanggal 4 Mei 2013 Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

Memaknai Reuni

Posted by on Wednesday, January 16, 2013 · Leave a Comment  

Perayaan Natal bagi alumni SMAK St.Louis 81 di adakan  di Rumah Grace pada tgl 21 Desember 2012, di umumkan melalui broadcast SMS.  Undangan tersebut banyak menimbulkan tanda tanya,  mulai : Mengapa?  Apa yang special dari acara ini? Apa acara ini merupakan idea Grace  sendiri ?   Apa rumah Grace yang dibilangan Perumahan Manyar Jaya cukup untuk menampung  seluruh alumni yang kemungkinan hadir.

Bersama Hermine(1)

Apakah pilihan hari, tempat dan jenis acara merupakan keputusan berdasarkan   pertimbangan yang nalar? Apa perlu rapat rapat formal di restaurant ?  apa perlu urunan nasional lagi ? Jawabannya  NO!   absolutely not ………..semuanya dilakukan  dengan emosional. Panitianya non formal., Rapat rapat koordinasinya dilakukan melalui fasilitas  group BBM, tidak ada rekaman data dalam kertas, dan di program dalam tempo se singkat singkatnya.

 

Mengapa?……Karena kita ingin me maknai Reuni yang lalu se dalam dalamnya.

Perayaan Natal di rumah Grace adalah Thema simbolik dari Nostalgia reuni. Kalau kita tengok kebelakang, butuh waktu setahun kerja keras untuk mewujudkan sebuah reuni yang berdurasi 30 tahun. Butuh energi besar untuk lobby lobby. Butuh perjalanan  safari, koordinasi dan tak lupa pendalaman harga hakekat bagi sebuah ilusi. Sudah saatnyalah  kita mencoba untuk menguji apa makna Reuni itu sesungguhnya. Sejauh apa tertanam dalam individu teman teman arti berkumpulnya kita dahulu.

Grace 1 Grace 2
Grace 3 Grace 8

Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

NOTULEN RAPAT FORKOM

Posted by on Friday, December 23, 2011 · Leave a Comment  

Tanggal     : 10 Desember 2011

Pukul         : 19.00 – 21.00 wib.

Tempat       : Jl. Kalasan no.9 Sby

Hadir          : 18 orang

 

STRUKTUR ORGANISASI

KETERANGAN:

KETUA UMUM             : Antonius Temi Hendri (P 1)
 KETUA  I   :  Sundoro Hadi Juwono (P6)
 KETUA  II  :  Lingga Wangsa (P3)
 KETUA  III  :  Rachmat Limapriadi (S1)

 SEKRETARIS UMUM   :  Helen Mariana (S1)
 SEKRETARIS  I  :  Endah Dwipajani (P5)
 SEKRETARIS  II  :  Fransiska Chandra Rini (P4)
 
 BENDAHARA UMUM  :  Soemiasih (P4)
 BENDAHARA  I  :  Hanani Wisan (P3)
 
 TEAM KREATIF & Dana
 (KOORDINATOR)  :   Karin Gracia (P2)
   - WEBSITE    :  Stefanus Handoyo Kusumo (P4)
 Pudjiono Wirahadi (P4)
  – DANA  :  Todo Ricky (P1)
  – INVESTOR  BUDGET  :  Tjahyadi Gondowardojo (P5)
  – EVALUASI  PROGRAM  :  Teter Teguh (P4)
 

Read More

Category: Aktifitas (BLOG)  |  Tags:

Reuni St. Louis 81 di Chatter Box – Jakarta 3 Des 2011

Posted by on Saturday, December 17, 2011 · 2 Comments  

Reuni St. Louis 81 di Chatter Box – Jakarta 3 Desember 2011.

Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

THE ‘E’ DAY ……… The Forkom “Election Day”

Posted by on Thursday, December 1, 2011 · 8 Comments  

 


THE “E” Day ..The Forkom “Election Day”

SMS – WEBSITE

Kami mohon maaf kepada rekan rekan Alumni 81 karena dalam 2 minggu terakhir menjelang voting Pemilihan Ketua FORKOM, kami telah menghujani Ponsel anda dengan SMS lebih dari sepuluh kali, yang isinya tentang himbauan yang kurang lebih senada. Berpartisipasi lah di Pemilihan Ketua, dan Sign In di Web kita

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow, Uncategorized  |  Tags:

UGD ……..shouldn’t be in UGD

Posted by on Monday, November 28, 2011 · 2 Comments  

UGD …. shouldn’t be in UGD
Ini catatan pribadi saya, sebagai rasa terimakasih kepada empat orang anggota team saya, dengan tidak mengecilkan jasa dan peranan yang lain.
Saya mendapat pesan melalui ponsel pagi sehari setelah acara voting ketua alumni hari Minggu tgl 27 nov 2011 selesai. Isinya berupa pertanyaan koq saya sempet rada sentimentil terlihat mewek waktu empat orang teman saya akan ditunjuk sebagai pengurus dalam rangka rapat penyusunan struktur organisasi yang dipimpin Temi Hendri itu. Mungkin, balas saya, mulut saya tercekat, tersedak karena ribuan kata2 yang akan mendobrak keluar secara spontan dalam waktu bersamaan, itu saja , maaf.

Nah tentang ribuan kata kata itu, saya menulisnya disini, karena kalau di reply sms nya, HP nya yang sekarang bisa hang. Kira kira, tulisan dibawah ini yang akan saya sms ke rekan yang pagi pagi sudah meresahkan saya itu,
Saya sungguh sungguh terkesan dengan keikhlasan teman teman panitia Reuni yang mau bekerja gratisan bukan dalam satu sesi satu sampai dua minggu. Tapi dalam jangka hampir satu tahun, rutin dan berkala menampilkan progress mereka. Semangat dan spirit mereka yang bertahan sampai acara diselenggarakan sungguh sangat mengharukan. Reuni bukan tentang penyelenggaraan, (kalau itu sih di serahkan EO saja beres asal di bayar); Melainkan proses emosionalnya.

Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

BUKU KENANGAN REUNI ………

Posted by on Tuesday, November 22, 2011 · 1 Comment  

The 2nd EDITION, 2011

Panitia Reuni belum bisa tidur nyenyak kalau “hutang” yang satu ini belum bisa dibayar. Panitia Penggali Dana menggunakan instrument ini sebagai daya tarik dan alasan kepada para alumni 81 untuk mendonorkan fulusnya guna mem back up terselenggaranya even 30 tahunan itu.

Hutang ini bukan hutang moral, tetapi sungguh sungguh kewajiban financial. Didalam Buku Kenangan (kita singkat BK) ada pesan pesan sposor penyumbang dari pihak intern alumni maupun pihak luar (Bank, Perusahaan Publik dll). Dari bulan Juli sehabis Reuni samapai akhir bulan November cukup lama. 3 bulanan.

BK direncanakan hanya sekitar 40 an halaman. Sekarang membludak jadi hampir 100 halaman!….   lho memangnya ditambahain apa aja koq jadi dua kali lipat? Begini begini…., pertama Panitia PD karena setelah masa penggalian dana, koq naga naganya target awal buat reuni pokoknya terselenggara, dananya sudah mencapai target.

Sudah cukup. Kemudian kita koar koar lagi minta sumbangan buat guru guru biar Reuni bukan Cuma pesta nya aja yang muncul kepermukaan. …..Misi sosial nya juga harus ada  dong… Setelah itu Mr Joseph (P5) memimpin dengan “Methode Kalkulasi Moral yang Terukur”  (hebat dia ini…), meliputi 3 aspek  yang yakin bisa  Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

An Evening with LIFIA TEGUH ….LEARN FROM the HUMBLE

Posted by on Sunday, November 20, 2011 · 1 Comment  

An Evening with  LIFIA TEGUH ……….LEARN FROM the  HUMBLE

Saat kami tiba, segala sesuatunya nampak sangat sempit dan sesak,  area  parkir  meluber jauh di jalan raya, Tjahjadi (P5) sampai harus balik kanan untuk menyerah tidak kebagian rongga parkir. Ia dan keluarga  agak terlambat. Pengunjung nya berjubel  dan berdesakan dari segala umur!

 Tiga unit AC tidak dapat menyejukkan ruang pertunjukkan,   Dalam hati kami bertanya, mengapa pertunjukan Piano  berbobot, yang memainkan komposisi sekelas Bach,  Mozart, Chopin ini diadakan di CCCL – Pusat Kebudayaan Perancis jalan Darmo kali ?

Mestinya diadakan di tempat yang modern, luas, dingin, terang, kedap suara  dan ….harum  (sbg syarat fasilitas modern) seperti di  tempat reuni kita  misalnya. Belum lagi kita terbengong melihat  anak anak yang duduk manis dan tidak resah. Bayangan kita , mestinya anak balita sudah gerah dan merengek minta keluar dan lanjut bermain ke mall! Untung Tjahjadi  keburu pulang. Anaknya juga balita, pikir kami. Tapi Anak anak ini terlihat tenang dan sabar dalam menyimak setiap sesi, padahal  suasana interior gedungnya  becorak  klasik dan suram seperti di film Harry Potter.  Rekan kami Stefanus (P4) yang akan mengambil gambar untuk Web kita ini,  tidak dapat memiliki kesempatan untuk menemukan sudut yang layak.

Syukurlah usia kita cukup ampuh untuk  mencoba dengan rendah hati untuk mencerna “sesuatu” yang baru dibanding  aktifitas kita sesiangan tadi. Naluri kita mengatakan tidak mungkin semuanya ini tidak diperhitungkan.

Setiap kali LIFIA TEGUH selesai memainkan sebuah komposisi, pintu dibuka dengan tujuan memberi Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

Reuni Akbar di Grand City

Posted by on Wednesday, August 24, 2011 · Leave a Comment  

REUNI 30 TAHUN  ALUMNI SMAK ST.LOUIS ANGKATAN 81

 

Berita reuni adalah Headline pertama dari 30 tahun penantian  panjang perjalanan para alumni angkatan 81 Smak St.Louis. Berita berita lain hendaknya menyusul dengan keberadaan website ini.

 

Satu tahun sebelumnya, Reuni hanya desas desus. Rumor tentang siapa siapa yang sepatutnya berinisiatif menjadikan semuannya nyata terlaksana.  Sejak era Facebook, reuni  telah menjadi suatu trend dimana mana. Reuni kita hanya masalah waktu saja peyelenggaraannya, karena angkatan angkatan lain getol melaksanakannya pula. Bahkan tingkatan kelas sudah banyak yang reuni-an. Tapi kita hendaknya berterimakasih kepada pihak pihak inisiator yang justru tidak nampak dalam kepanitiaan formal. Banyak versi untuk cerita ini. Banyak  pendapat yang dapat disilangkan. Tetapi sesuai dengan apa yang telah kita saksikan dan alami semuanya, reuni telah terlaksana dengan gempita. Reuni milik kita bersama.

 

Tgl 9 Juli 2011 di Diamond Room Grand City – Surabaya, adalah waktu dimana kita dibuat dan dibuai oleh suasana yang serba era 80-an. Dimulai dari Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

Pesta Ulang Tahun Soemiasih atau…

Posted by on Thursday, August 11, 2011 · Leave a Comment  

PESTA ULANG TAHUN SOEMIASIH atau RAPAT FORMATUR CALON KETUA ALUMNI ?

 

Kalau ada pihak yang merasa terkecoh, yang mengira bahwa menjadi anggota panitia  reuni  hanya sibuk pada awal awal nya saja. Kemudian berangsur angsur turun dan akan berakhir menjadi  klimaks, yaitu pada  hari “H” bisa cooling down menikmati  segala hasil jerih payah, …..adalah Soemiasih [p4] bendahara kita.

Yang terjadi justru sebaliknya. Dari awal awal sibuk mensosialisasikan reuni. Di tengah tengah menjadi sangat “tegang” apakah dana akan mencukupi. Menjelang acara puncak, justru lebih sibuk untuk  mencocokkan budget dan akuntabilitas… ….setelah acara selesai, masih harus membuat laporan pertanggung jawaban.

 

Berakhir? ……..belum. kita masih berperan dan keterusan untuk buat Ikatan Alumni.

 

Lalu apa yang kita risaukan? Salah satunya adalah budaya teman teman kita yang enggan menonjolkan diri sebagai calon ketua, walaupun team Formatur yang diwakili oleh masing masing kelas, telah meyakini kemampuan kandidat yang dimaksud.

 

Formatur, yang mempunyai catatan rekor kehebatan lobby teman kita Soemiasih dalam pengalaman menembus batas batas persepsi yang sulit dalam perjalanan membangun reuni, mengambil suatu sikap yang luar biasa unik. Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

MAKAN SIANG DI RUMAH MEI ING

Posted by on Thursday, August 11, 2011 · Leave a Comment  

 

 

YOU SHOULD KNOWN HER,  BETTER

 

Tjoa Mei Ing, adalah sosok yang tiba tiba menyeruak ditengah tengah kita. Dia tiba tiba berada digaris depan eksistensi angkatan 81 dengan  pesona karakter nya  Mungkin kita tidak terlalu mengenalnya  setidaknya 3 bulan sebelum Reuni. Rekan super aktif kita Tjahjadi yang  tiba tiba mengusulkan ke Panitia, bahwa kita membutuhkan  Mei-Ing untuk menggerakan teman teman P6. Memangnya siapa dia?…………..You should known her better.

Perannya dalam menggerakkan teman teman sekelasnya, membuat panitia reuni harus banyak berterimakasih. Usulannya mencengangkan ketika ditanya apa yang sebaiknya diusulkan apabila kita memiliki ikatan alumni. ……Bikin Panti Jompo !

 

Ketika Mei-Ing di undang untuk hadir rapat sebagai anggota formatur Forum Komunikasi Alumni 81 di rumah drg.Witarmin (p1), porsi terpenting kehadirannya  adalah bagaimana porsi  “soto” buatannya  terbagi rata untuk teman teman yang hadir.

Lebih jauh untuk tahu pesonanya, simak ini. Lebih dari 15 kali Panitia Reuni rapat setiap hari Sabtu menggunakan fasilitas ruang di tempat praktek drg.Witarmin termasuk konsumsi yang konstan. Tak sekalipun Read More

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags:

Mari Bergabung

Posted by on Thursday, August 11, 2011 · 1 Comment  

Reuni telah berhasil melacak dan mempertaut kan lebih dari 300 anggota kita. Sementara lebih dari 100 nama yang belum dapat ditelusuri jejak domisili nya.

Adalah tugas kita semua untuk terpanggil “mencari” dimana para kerabat kita tersebut. Dengan keseriusan dan dibantu teknologi perangkat mesin pencari di dunia maya, maka tak mustahil suatu saat angka anggota kita yang telah masuk dalam data base FORKOM St Louis- 81  akan mencapai diatas 400 orang.

Kita menginginkan  FORKOM -81 mempunyai naluri  yang sensitif dalam memanfaatkan setiap momen yang berkesempatan untuk menemukan dimana teman teman kita tersebut.

Alangkah luhurnya ketika kita dapat merealisasi keterikatan kita dalam jumlah maksimal berbobot 9 kelas atau lebih dari 400 orang. Dalam komunitas ini terdiri dari beragam dan berbagai proffesi-keahlian , hobby, strata social, pengalaman, lokasi, dll. Dimana mereka dapat akan dapat saling berkumpul, berinteraksi dan saling membantu diantara ke sesamaan nya.

Mereka  bahkan dapat  membantu  dengan tulus kepada anggota atas ke lebihan yang tidak dimiliki individu atau kelompok lain, dengan kerangka dan penekanan keberpihakan.

Konkritnya , kita akan me wadahi secara  aktif  insan insan sesama proffesi, hobby, atau rohani dll dan secara simultan, dan mendorong  interaksi antar wadah tersebut kearah positif  secara masif dan kontinyu.

Kata Kunci dalam menggapai signal positif dan respon dari masing individu angkatan 81 SMAK St.louis, untuk bergabung dan menjadi bagian dari rumah persaudaraan yang kita susun setiap batu bata nya untuk menjdi dinding persahabatan yang kokoh,  adalah “PENGHARGAAN”

Setiap nama, yang ada dalam daftar angkatan 81 SMAK St. Louis, adalah otomatis anggota, yang harus di hargai sebagai individu yang berkarakter UNIK, yang memperkaya khasanah potensi bangunan Forum komunikasi  teman SMA kita. Mereka adalah otomatis dapat memasuki  rumah kita dan berinteraksi berbagai ruang ruang yang kita bangun, baik dari ruang proffesi, ruang hobby, ruang berpendapat, ruang  kerohanian, ruang berbagi suka-duka, dll. Tak ada lagi ruang yang berlabel penjurusan. Kita akan mewujudkan  kembali bangunan cita cita sekolah SMA St.Louis kita tanpa sekat masif masing masing kelas. Mereka adalah asset kita yang patut kita beri PENGHARGAAN

Category: Aktifitas (BLOG), Headline di Home, Homepage slideshow  |  Tags: