Fishing

 

 

Sepertinya kita percaya bahwa para peng hobby me mancing atau mengail, tidak mempunyai kaitan langsung dengan pelakunya adalah seorang penggemar seafood. Artinya mereka pergi untuk mancing, bukan seperti  orang yang ingin mendapatkan discount yang besar di supermarket. Atau kita setuju pula bahwa seorang yang berhobby mancing , bukan seorang yang ingin mengisi sendiri aquariumnya. Kalau me mancing  bukanlah hal tentang hal yang berhubungan langsung jumlah hasil tangkapan, kita bisa mengerti,  karena itulah mereka bukan nelayan. Lalu “what is all about in fishing?”

 

Mari kita gali tentang dunia mancing ini. , Dalam legenda legenda cerita China dan Jepang, Jenderal atau Tokoh yang belum mendapat wangsit titah untuk bertugas,  mereka melewati hari hari penantiannya dengan …..pergi mancing, Bahkan dikisahkan ada yang mata pancingnya lurus! Dalam dunia olahraga , kita dibuat lebih mengerti arti kata professional setelah pegolf fenomenal Australia  Greg Norman berkata “Golf is my proffesion and Fishing is my hobby!”. Atau dapat saja seorang Pemancing Profesional dalam artian sering mengikuti kejuaran mancing manca negara, mempunyai hobby main golf.

Seorang mantan pejabat pernah mengeluh. Ia  merasa telah berbakti kepada Negara dan keluarga tanpa pamrih dan selama itu pula tetap  menerima kritikan ketidak puasan atas kinerjanya. Pada saat pensiun Ia merasa tibalah saat baginya untuk memberi hadiah kepada dirinya sendiri. Hadiah berupa pemenuhan hobby yang telah ditahan sekian lama. Ia mulai pergi mancing. .….Sang istri kemudian berkata: Tidak kah kau kasihan pada Ikannya ?

 

What’s in fishing is about silent. Kesunyian, kesenyapan, kesabaran dan pembunuh waktu. Di laut, di danau, di empang, atau kolam pancing, mempunyai ciri khas atmosfir diatas.  Bayangkan kalau ada  fasilitas mancing di dalam Pusat perbelanjaan. Akan kehilangan esensinya. Di tengah laut, tidak ada alamatnya seperti didaratan yang setiap jengkal tanahnya diupayakan tercatat secara yuridis.  Ditengah laut tidak ada petak petak kavling pemilikan pribadi. Tidak ada gambar persimpangan jalan dalam GPS kita. Kosong. Perahu yang berlayar tidak mengenal istilah jalur kiri-kanan, jalur satu arah, berhenti di traffic light dll. Ditengah laut semua serba lepas, serba lega. Tanpa kekwatiran masuk persil tetangga. Dan yang paling berkesan adalah  Jauh dari suara mobil. Jauh dari deru suara kendaraan adalah kesan pertama kita setelah mesin motor perahu kita dimatikan. Mendadak semuanya sepi. Serba sunyi.

Ternyata suara kendaraan adalah suara yang paling mendominasi dalam hidup kita, setelah itu TV. Setelah itu suara suara di lingkungan kerja kita. Pergi mancing  dengan perahu ditengah laut, mendadak suara suara itu sirna. Jangan pergi mancing dengan membawa Ipod atau portabel TV, akan kehilangan rohnya.

 

Lebih jauh tentang fishing, di Negara maju orang cenderung menyebutnya “catching”, karena kegiatan mancing sudah sangat ditunjang oleh perkembangan alat berteknologi tinggi. Alat alat itu meliputi alat  sonar pendeteksi keberadaan ikan, Bantuan satelit untuk mensuport data keadaan lokasi mancing, sampai perkembangan jenis umpan artifisial yang amat mirip aslinya. Hasil hasil riset nya  demonstrasikan dalam expo besar tahunan kaum pemancing.

 

Jadi teman teman yang berpengalaman, ajaklah dan perkenalkanlah dunia anda ke sobat sobat kita yang lain.

 

 

 

 

 

 

Category: Fishing, Hobby  |  Tags: