Golf

 

 

Pernahkan anda mengenal pepatah “Be serious in Golf cause life is a game!”.

Golf adalah permainan yang benar benar individu. Tidak ada rival atau lawan. Anda dapat datang kelapangan berlatih memukul bola (driving) atau main 9-18 hole, soliter alias sendiri. Dalam kompetisinya, orang yang bermain buruk bisa menang karena lawan lebih buruk, atau sebaliknya orang bermain bagus bisa kalah. Permainan yang tidak memperdulikan posisi lawan. We play our own Game.

Permainan Golf  membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi yang konon melebihi pekerjaan. Sampai sampai ada rekan yang mengatakan bahwa Golf berbahaya bagi Mata……. (Mata Pencaharian maksudnya). Tak jarang setelah bermain, Justru hati menjadi lebih kesal karena marah kepada diri sendiri ….. Lalu keputusan yang diambil bisa lebih berbahaya, Besok pagi kembali lagi, dan bermain lebih bagus!

Bahkan ada artikel yang menyaranan pasangan kekasih atau suami istri jangan main bersama. Karena dikala pasangannya bermain buruk, bisa bisa menjadi sasaran sebagai biang penyebabnya.

 

Lalu dimana asyiknya? Mengapa harus main golf? ………..Golf tidak memacu jantung seperti olahraga yang mempunyai lawan atau rival. Menjadi seorang Pegolf adalah menjadi seorang yang siap dan biasa bangun jam 4 pagi. Hari akan terasa jauh  lebih panjang bagi yang rutin menjalaninya.  Bentangan lapangan rumput luas dan hijau berembun serta  hawa yang bersih dan sejuk  adalah sarapan jiwa raga yang menenangkan dan dirindukan.

 

Apakah Mahal untuk aktif di sini ? tidak!, …….lalu mengapa sering dikatakan elite? ………Ya kalau kita melakukannya demi  jati diri, gengsi atau pride. Bukan fungsi  dari olah raganya yang kita cari. Ibarat tas tangan wanita khan?, bisa fungsi, bisa jati diri. Tapi dengan golf, kita pasti akan mengenal lebih dalam tentang diri kita sendiri. Apakah kita pemarah, suka menyalahkan orang lain, mengumpat angin, atau membanting peralatan ketika kita bermain buruk. Apalagi kalau menyangkut kejujuran, Golf adalah Gentlemen Game. Seorang Bobby Jones tidak menjadi juara US Open karena mengaku tongkatnya menyentuh bola sebelum dipukul. Padahal pihak juri dan spektator tidak ada yang merasa melihatnya. Dia hanya kalah satu stroke pukulan….. Tetapi kalau kita mau dan suka cheatting, golf surganya.

 

Ada pegolf professional wanita dari Phiilipina, yaitu Jennifer Rosales yang sejarah tertariknya  pertama kali untuk bermain golf karena mendengar orang disekitarnya melontarkan kata yang asing baginya, Birdie, Boogey, Par…….apakah asing pula bagi anda?  kalau ya, ayo datang ke lapangan.

 

Belum lagi koleksi koleksi filosofinya. Seperti yang ini misalnya, “How can you expect a different result if you always did it in the same way”. Kedengarannya sebagai kata kata yang sangat bijak dan luas artinya. Padahal itu diterapkan kalau bola kita tidak keluar keluar dari bungker pasir.

 

Untuk itu sobat sobat angkatan 81, tidak ada salahnya kalau anda mencoba. Anda Enggan  atau segan untuk bergabung ? Tak perlu, karena ada  koordinator yaitu Sdr. BUDI SUWANDHA  (p1) yang tak lain adalah teman  kita sendiri yang akan membimbing kita.

 

Category: Golf, Hobby  |  Tags: